Senin, 22 April 2013

Dok. PAB IMT Cab UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Sejarah singkat Ikatan Mahasiswa Tasikmalaya (IMT) Bandung Raya

IMT Bandung Raya adalah organisasi kedaerahan yang merupakan wadah bagi para mahasiswa asal Tasikmalaya yang berada di Bandung untuk saling : bersilaturahmi, berkumpul, saling bertukar pikiran dan pengalaman, peningkatan jasmani dan kerohanian, saling membantu satu sama lain, membangun jaringan, meningkatkan kepekaan sosial, dan berkontribusi kepada daerah.
IMT Bandung Raya bukan wadah primordialistis semata tetapi wadah menjalin persaudaraan dan kebersamaan. Dengan kegiatannya yang edukatif, religius, dan rekreatif, diharapkan IMT Bandung Raya menjadi wahana alternatif bagi pembelajaran dan berorganisasi mahasiswa asal Tasikmalaya, disamping organisasi-organisasi lainnya yang ada di Bandung.
Penamaan Ikatan Mahasiswa Tasikmalaya (IMT) Bandung Raya yang ada saat ini awalnya memiliki beberapa nama yang berbeda di tiap kampus di bandung. Perubahan nama tersebut terhitung sejak Kongres yang diselenggarakan oleh seluruh ikatan mahasiswa organisasi kedaerahan (orda) asal Tasikmalaya di Bandung tepatnya tanggal 23 Juli 2004 yang bertempat Gedung Dakwah Kabupaten Tasikmalaya. Kongres yang secara resmi dibuka langsung oleh Bapak Tatang Farhanul Hakim selaku Bupati Tasikmalaya saat itu beserta beberapa perwakilan tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan setempat, telah berhasil melahirkan hasil-hasil keputusan kongres antara lain disepakatinya peleburan nama menjadi Ikatan Mahasiswa Tasikmalaya (IMT) se-Bandung Raya.
berangkat dari sebuah pemikiran sederhana yaitu bagaimana agar para mahasiswa asal Tasikmalaya yang tersebar di berbagai kampus di bandung dapat saling bersilaturahmi, berkumpul, saling mengenal satu sama lain, berbagi pengalaman, menjadi medium dalam mengakomodir berbagai ide, gagasan maupun pemikiran yang pada gilirannya mampu diakumulasikan menjadi sebuah formulasi rencana strategis untuk kemaslahatan umat, baik dalam konteks lokal (pembangunan di daerah Kabupaten/Kota Tasikmalaya) maupun nasional.